 |
Landscape from above... |
Selalu terdengar kata " Dari Hongkong" kalau kita sedang
beragumen sesuatu kepada teman kita...entah kenapa harus negara
"Hongkong" yang terucap...saya pun tak tahu jawabannya.. :D
BTW, dulu sekali mungkin tahun lalu saya lihat siaran di
salah satu channel TV tentang tayangan liburan..disitu ada disiarkan
mengenai the peak, peak tram...dimana ada sebuah kendaraan seperti
gerbong kereta tapi dia jalannya menanjak ke atas bukit, gumamku dalam
batin waktu itu, "Tuhan, pengen cobain naik itu, lihat itu kayaknya
seru" Dan... Ternyata tahun ini di bulan Agustus akhirnya kesampean
juga...ketika berbaris mau naik, saya jadi teringat gumamanku ketika
itu.. Ah akhirnya...saya berasa disini ...
Hmm..sebelum ceritanya lebih lanjut tentang peak tram
ini...saya mau ceritakan dari awal tiba di bandara Hongkong... penerbangan dengan menggunakan pesawat AirAsia dengan transit di Kuala Lumpur terlebih dahulu. Bandara Hongkong cukup
besar, untuk mencari pemberhentian bus saya harus berjalan
keluar megikuti petunjuk setelah membeli octopus card agar nantinya
tinggal tap saja ketika naik bis dan kereta. Setelah menyelesaikan
keimigrasian, jalan lurus sampe ketemu tiket penjualan octopus lalu jalan keluar ketemu pertigaan belok kanan..lurus saja sampai ketemu
bus-bus pada ngetem.. Pilih A21 jika ingin mengarah ke Jalan sekitaran
Kowloon , penginapan golden crown (yiu fei guesthouse, new yiu fei,
golden crown) ada dijalan ini, mirador mansion, chuking mansion, A21
melewati semuanya...tinggal pilih saja mau menginap dan turun dimana.
 |
View dari jendela bis A21, perjalanan menuju Kowloon |
Di
Hongkong ini saya memilih penginapan Yiufei Guesthouse di gedung Golden Crown karena tempatnya tidak ada calo dan tidak terlalu rame dibanding
chungking mansion yang didominasi calo penginapan meski harga
disini jauh lebih murah ... Saya memilih 3 bed private yang diisi oleh 3
orang. Kamar cukup luas untuk ukuran penginapan budget di Hongkong ini,
hehehe, masih ada jarak dan tempat buat menaruh koper Dan barang-barang
lainnya.
 |
This ... Kamar dengan 3 Bed Private, abaikan barang-barang yang berantakan :p |
Selesai Cek in dan taruh barang, kami keluar untuk cari
makan, tadinya hari pertama ini mau ke avenue stars namun sudah terlalu
larut malam akhirnya dibatalkan dan direschedule hari lain.
Keesokan paginya kami bersiap menuju Macau setelah membeli
tiket ferry di penginapan new yiufei ( disini dijual tiket ferry, Disney
dll dengan harga yg cukup murah dibanding lainnya). Untuk cerita
perjalanan ke Macau sudah saya tuliskan terlebih dahulu, bisa dibaca di http://oilwine.blogspot.co.id/2015/09/macau-las-vegas-asia.html
Hari ketiga, rencana nya mau trekking bukit namun karna
cuaca cukup terik dan juga kaki masih lelah akibat di Macau serba
antri berjam-jam akhirnya dibatalkan dan diganti pergi ke Wetland park,
sebuah taman edukasi. Disini kita bisa melihat burung dihabitat aslinya dari kejauhan dengan tropong, juga bisa melihat alat- alat edukasi
lainnya. Sebuah taman yang tertata cantik dan cukup luas untuk
dikelilingi. Untuk kesini kita bisa naik Mtr menuju Tsuen Wan (Ujung Atas Line Merah) lalu
berganti kereta menuju Wetland Park.
 |
Map MTR Hongkong |
Info: Untuk mengetahui lebih jelas mengenai rute-rute dari MTR ini bisa dilihat di http://www.mtr.com.hk/en/customer/services/system_map.html
WETLAND PARK
 |
Suasana dalam kereta menuju Wetland Park |
 |
Kotak Hijau Kecil itu untuk tap kartu octopus saat naik dan turun kereta |
 |
Papan petunjuk bus yang sampai ke wetland park ini |
Sesampainya dipintu masuk ada dikenakan tiket yang bisa dibeli dengan bayar cash atau menggunakan octopus (saya bayar cash dengan uang coin dari kembalian-kembalian hihi). Ohya, tiket nya jangan dibuang ya karna pas pulang kita akan menggunakan tiket itu kembali untuk membuka pintu keluar. Setelah tiket kita tap untuk buka pintu, berjalan dikit kita disuguhkan view lukisan dinding 3D (manfaatkan untuk foto-foto disini mumpung gratis) Dari situ Jalan dikit sebelah kiri ada taman Eco-Maze dan lukisan dinding 3D.
 |
Eco-Maze |
 |
Lukisan 3D |
Dan disebelah kanan ada taman kecil air mancur,
Setelah puas berfoto-foto ditaman-taman tersebut, kami masuk ke area dalam yang berisi alat-alat edukasi untuk anak, salah satunya ada komputer didinding yang bisa kita coba untuk foto dan langsung hasilnya dikirimkan ke alamat email kita dengan tambahan frame logo dari Wetland Park. Masuk lagi lebih dalam ada aquarium ikan-ikan, dan sebuah taman yang dikelilingi air-air juga tanaman mangrove. Disini kita juga bisa melihat burung dari kejauhan dengan teropong yang telah disediakan.
 |
Hasil jepretan foto free yang kami otak-atik kirim ke email :p |
 |
Disini tempat untuk melihat dan mengamati burung-burung dengan teropong |
 |
Disini juga ada kepiting-kepiting kecil |
 |
Dan ikan yang bisa lompat ini kayak kodok, saya lupa namanya hehe.. |
 |
Diatas jembatan penyebrangan menuju Wetland Park |
 |
Didalam Kereta Menuju Wetland Park |
Tidak begitu banyak turis yang mengunjungi tempat ini, hari senin ketika itu suasana cukup sepi sehingga cukup puas untuk berfoto-foto. Lanjut dari sana, kami melanjutkan perjalanan ke Mongkok untuk melihat-lihat aneka souvenir yang dijual disana dan mencari makan.
 |
Mirip Kwetiau ...Tapi disana sebutnya ini mie... isinya daging sapi yang potongannya besar-besar, porsinya juga cukup besar untuk dimakan oleh satu orang... >.< |
Perut sudah terisi waktunya melanjutkan kembali perjalanan dan mengucapkan perpisahan untuk salah satu teman yang saya temui disana, karena dia tidak bisa pulang malam-malam. Akhirnya tersisa kami bertiga menuju The Peak dan Madame Tussaud.
THE PEAK & MADAME TUSSAUD
Hari sudah cukup sore, antrian sudah panjang sekali, penuh sesak terutama orang-orang dari turis Tiongkok. Mungkin bulan Agustus adalah hari berliburnya orang-orang Tiongkok kali ya, ga dimana di Hongkong ini banyak sekali warga dari sana. Sampai di Mall The Peak, kami terlebih dahulu menuju Madame Tussaud karna ingin menikmati Sunset di The Peak dan lampu malam hari nya. Jadilah kami sibuk narsis dengan aneka patung lilin artis-artis dan tokoh-tokoh yang dihormati.
 |
With Presiden Soekarno |
 |
Ada doraemon juga ternyata , ga hanya patung patung lilin. Ada juga Hello Kitty, cuma saya tidak foto :p |
 |
pasti pada tau dunk ini siapa....? |
 |
Salah satu teman saya yang di Jakarta , cemburu karna saya foto dengan dia...iya dia patung lilin korea ini... |
Waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore, kami bergegas naik ke paling atas Mall ini dengan eskalator, dan di eskalator kedua dari atas, ada penjaga yang mengecek tiket kami, dan diberikan alat seperti telpon genggam sebagai guide info untuk menikmati The Peak ini.
Menunggu sunset di The Peak ini benar-benar butuh pengorbanan! Sudah berdiri sejam untuk antri naik Peak Tram, di The Peak juga harus antri dan berebut tempat agar bisa mendapatkan view yang bagus menikmati sunset dan lampu gedung malam harinya. Disini aku dan temanku terpisah karna temanku mencari tempat yang lain untuk nyempil , karna penuh sekali banget-banget, serobot sana serobot sini orang-orang itu, haizz -.-"
Sejam ditunggu, ternyata berkabut alhasil tak ada sunset yang didapat. Akhirnya menunggu lagi berdiri ditengah himpitan orang-orang sejam lebih dan itupun lampu nya menyala satu per satu tidak langsung semuanya. Setelah menunggu total 3 jam-an baru bisa didapat hasil view foto yang bagus untuk kerlap kerlip lampu Hongkong pada malam hari ini.
 |
yup, berdiri berjam-jam hanya untuk dapat foto yang begini saja :p kaki sudah rasanya seperti apa tau ya... |
Selesai dari foto-foto, orang pun makin berkurang semakin malam, karna banyak juga yang langsung balik begitu pula dengan saya. Asyik foto-foto entah dimana teman saya dicari tidak ketemu, sudah saya puteri keliling rooftop tidak ada juga akhirnya saya pun memutuskan untuk pulang, turun ke bawah mencari antrian menuju Peak Tram dan ternyata pintunya beda ketika kita datang. Saya harus berjalan keluar dari Mall dilantai paling dasar, sampai saya harus bertanya pada orang karna memang tidak ada petunjuk sama sekali.
Begitu saya berhasil menemukan atrian, astaga...panjang bener...antrian sudah seperti ular...benar-benar panjang...sembari antri saya mencoba menelpon kedua teman saya karna di jalur antrian ini sudah ada free wifi dan lumayan bagus sinyalnya. Tak berapa lama kedua teman saya sudah diantrian pula , mungkin hanya beda 2 garis lilitan palang pembatas antrian. Saya tidak tahu kalau banyak juga yang menyrobot antrian alias yang satu antri didepan , ketika sudah didepan mereka memanggil teman-temannya untuk kedepan. Kalau tau begitu saya panggil teman-teman saya supaya bisa bareng naik Peak Tram nya. Saya pun lebih dahulu naik tram. Sementara kedua teman saya masih dibelakang antrian.
Dengan setengah menarik kaki yang sudah letih berdiri berjam-jam untuk jalan dan menyebrang yang lumayan jauh ke MTR dan untuk menuju hostel tempat saya menginap, dengan perut yang lapar akhirnya saya melangkahkan semangat kaki yang tersisa menuju sebuah tempat dessert. Ya, malam itu saya hanya mengisi perut dengan segelas Ice Dessert Mango Kiwi dan melanjutkan berjalan ke arah Hostel yang sudah tidak jauh. Pikir saya waktu itu cuma satu, Kasur!
 |
Hui Lau Shan yang merupakan salah satu dessert terkenal di Hk ini, saya mencoba Mango Kiwinya. Cukup mengenyangkan karna ada jelly-jellynya dan kuahnya santan. |
Minuman sudah habis setengahn perut sudah agak tenang baru mandi dan melempangkan kaki dikasur...ah, nikmatnya kasur ini walau keras... :) Tak lama kedua teman saya pun sampai ketika saya sudah cukup PW diatas kasur ini...
Bersambung...
Rincian Biaya:
- Tiket Wetland Park: 30 HKD
- Tiket The Peak & Madame: 220 HKD (kami beli di penginapan YIU FEI GUEST HOUSE)
- Souvenir gantungan kunci di The Peak: 42 HKD + 100 HKD
- Souvenir Boneka di Mongkok: 70 HKD
- Buah Plum di Mongkok: 20 HKD
- Dompet HP di Mongkok: 15 HKD
- Kwetiau Goreng Sapi + Honey Lemon: 58 HKD
- Es Mango Kiwi Hui Lan San: 39 HKD
Total: 594 HKD