Sabtu, 14 Juni 2014

TRANSIT SINGAPORE, 20 NOV 2013

 Thanks God Arrived in here.. Enjoy hours in orchard rd, singapore...before take off to phnom penh... walking-walking and lunch in lucky plaza.. no shopa-shopa in here..:) kurs dollar meningkat tajam, mengakibatkan mata uang dollar singapore pun ikutan naik tinggi :( dan ketika menghabiskan waktu di singapore ini, aku tidak menukarkan mata uang singapore tapi memakai uang yang tersisa dari kunjungan ke singapore di waktu sebelumnya... ada sekitar 6 jam lebih sebelum pesawat menuju phnom penh terbang.. daripada bengong di bandara, akhirnya aku dan temanku menghabiskan waktu di orchard rd berhubung di waktu yang lalu aku belum sempat menikmati orchard rd ini... :D 
Decoration singapore airport saat itu...cantik yah... :D
my friends in orchard rd...
patung-patung yang banyak digunakan orang-orang utk narsis...
di orchard rd ini banyak terdapat toko butik-butik dengan merk terkenal...
otw lucky plaza yang banyak dibicarakan orang

Letak lucky plaza ada persis diseberang ketika kita keluar dari stasiun MRT orchard..

nasi hainan (non halal) termurah di lucky plaza seharga 4,8 SGD belum termasuk minum 1,5 SGD air mineral :S
go back to airport... situasi at MRT orchard (line merah)
MRT yang selalu on time setiap beberapa menit sekali..
finally tiba dibandara kembali...waktunya prepare untuk penerbangan selanjutnya :D
Rincian Biaya:
- Tiket PP MRT dari airport-orchard-airport = 4,4 SGD
- Makan Nasi Hainan + Minum di Lucky Plaza = 4,8 + 1,5 SGD =  6,3 SGD
TOTAL = 10,7 SGD (+/- 102.000 Rupiah)

to be continued in Phnompenh City, Cambodia :D

Jumat, 13 Juni 2014

PANTAI SIUNG & JOGAN, 29 - 30 MEI 2014

Siung...pantai ini diajukan oleh temenku untuk camping, lalu akupun menyetujuinya...pantai siung belum pernah aku search sebelumnya ternyata pantainya cukup menyenangkan karna tidak begitu ramai dan warung yang berjualan agak jauh dari area pantai juga ada banyak kamar mandi disini sehingga pas banget buat ngecamp ceria..

Menempuh perjalanan setelah dari taman buah mangunan lumayan jauh...dari Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Bantul ke arah Dusun Wates, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus.. ternyata pantai siung ini adalah pantai yang banyak karang-karang raksasa sehingga sering dipakai untuk panjat tebing...


siung sore menjelang malam ketika aku sampai disana...
Sesampainya disana, kami langsung membuka tenda, setelah tenda beres, barang-barang dimasukkan kedalam tenda, kami mandi mengingat dipantai ini kebetulan ada banyak kamar mandi dan setelahnya mengisi perut disebuah warung, sore itu hanya ada satu warung yang buka. Kata si ibu pemilik warung, banyak yang kalau berencana ngecamp atau ada acara dipantai siung ini memesan catering padanya. 


taburan bintang-bintang yang aku ambil dari kamera digital... hanya sebatas ini yang bisa kuambil maklum bukan DSLR...:p
harap maklum kalau agak pecah... tapi aku bener-bener ingin memberitahu taburan bintang malam itu di siung indah sekali... :p
Puas menikmati taburan bintang...kamipun terlelap tidur... lumayan ada angin di pantai siung ini dibanding dipantai pok tunggal... jadi tidurpun tidak begitu gerah meski didalam tenda... malam itu hanya ada 5 tenda ...dan ketika subuh-subuh aku dibangunkan oleh ayam yang berkokok.. kali ini ayam yang membangunkanku.. sementara di pok tunggal, aku dibangunkan oleh teriakan orang-orang yang datang dan bermain dipantai..


Pantai siung pagi itu...remang-remang sunrise terlihat dengan mata masih mengantuk..
area camping...
my danboo in siung >.<

sepasang kekasih nampaknya sedang asyik bermain dengan ombak pagi itu yang masih sepi...
Setelah selesai sarapan indomie goreng, kami pun berberes untuk menuju pantai wediombo.. di area pantai siung ini ternyata ada pantai jogan.. namun pantai jogan ini tidak berpasir...tapi berupa air terjun yang turun langsung ke air laut...


air terjunnya seiprit mungkin karna musim panas tapi kala itu air laut sedang pasang sehingga kami tidak bisa turun ke bawah...
hanya bisa melihat sampai batas sini saja...karna ombak begitu besarnya...
dan setelah puas berfoto, kami pun melanjutkan perjalanan ke pantai selanjutnya ... :D

Kamis, 12 Juni 2014

WEDIOMBO & SECRET BEACH... 30 MEI 2014

Pagi-pagi bangun dan bergegas dari pantai siung langsung menuju pantai wediombo... ketika kami kesini sedang ada perbaikan jalan tangga turunan menuju pantai wediombo...beruntung baru kami yang sampai dipantai ini karna masih pagi jadi kami bisa foto-foto selagi sepi... sebelum 30 menit kemudian jadi ramai karna ada rombongan remaja yang datang...

sebatang kayu yang kesepian :p
ketika kami datang, ada 2 orang sedang bermain surfing disini...


Setelah puas mennikmati wediombo, kami bergegas menuju pantai rahasia...kalau yang pernah kesini pasti tau nama pantai ini dan letaknya dimana... :D

Tahu pantai ini dari hasil searching-searching pantai yang masih alami dan sepi...akhirnya dengan rasa penasaran dibulatkan tekad siap menjelajah...

Dari hasil baca-baca informasi untuk menuju pantai ini harus melakukan trekking kurang lebih 1jam.. ditambah nyasar-nyasar ya 1 jam lebih ... sudah termasuk istirahat ditengah jalan sebentar... dan tak mengira perjalanan trekking bener-bener melelahkan... melewati area persawahan..masuk hutan bebatuan besar...sampai ketemu kandang sapi...juga peristirahatan warga lokal yang bertani dan makan siang...sampai 2x saya terpeleset karna sempitnya jalan setapak dan juga turunan tanjakan lumayan tinggi... >.<

dari antara batu-batu besar inilah pintu masuk menuju pantai ini...

dan akan ada sebuah sungai... ini sungai sisi luar..
sungai sisi dalam, kalau kita menyusuri sungai dari sisi luar terus menuju area hutan...airnya jernih dan ada ikan-ikan kecil... :)
jalan setapak yang harus dilalui untuk menuju pantai..
dan inilah pantainya.... dengan pasir yang bersih dan halus...juga ombak yang lumayan besar...
akhirnya setelah susah payah trekking 1 jam-an sampai juga dipantai ini... senangnya... :D

tempat berteduh dari teriknya matahari dipantai...
view sekitaran pantai..

Setelah puas menikmati pantai ini untuk beberapa jam karna perutpun sudah memanggil untuk diisi, akhirnya kami memutuskan untuk kembali ke wediombo menuju parkiran ...dan tak menyangka dalam perjalanan pulangpun kami menemukan satu lagi pantai rahasia dari atas tebing... awesome!

wow... keren abiz dah ... >.<

Namun kami tidak turun kepantai tersebut...mengingat sudah lapar dan perjalanan juga masih jauh...masih 1/2 jam lagi akhirnya hanya mengambil foto dari atas tebing... semoga dilain kesempatan kalau Tuhan mengizinkan bisa mengunjungi 2 pantai indah ini kembali :)

bunga yanng tumbuh liar disepanjang perjalanan...
Thanks to God segalanya dapat berjalan lancar dari cuaca juga selamat sampai tujuan dan rasa penasaran sudah terpenuhi karna berhasil menemukan pantai ini... thanks juga buat teman seperjalanan yang udah nemenin blusukan selama di jogja sampai ke area terpencil seperti ini... semoga dilain kesempatan masih mau menemani lagi...:)

Keep smile and to be continued in next journey.. :D

PANTAI DRINI - 30 MEI 2014

Terletak di Kabupaten Gunung Kidul Desa Ngestirejo, Kecamatan Tanjungsari. Tadinya berniat nge-camp dipantai ini tapi setelah melihat-lihat tak ada tanda-tanda orang nge-camp dan kurang sreg buat nge-camp karna terlalu ramai dan banyak area terbuka alias panas, ga jadi deh ...jadinya hanya menikmati pantai sampai sore sambil mengisi perut... 
tiduran bentar sambil menikmati angin sepoi-sepoi...
view sekitar pantai drini dari pintu masuk...

antara niat ga niat makan akhirnya pesen udang goreng seporsi dan nasi, jreng jreng... mata melotot ketika dibawakan udang goreng senampan!! setelah ditanya ternyata minimal kalau beli udang, cumi itu hitungannya 1/2kg mana udangnya guede-guede untung digoreng ga dimasak basah memang salahku tidak bertanya jelas tak kira seporsi itu seperti di resto-resto seafood... 1/2kg disuruh habiskan seorang diri mana temenku sudah makan dengan ikan dan nasi... pada akhirnya udang yang tak habis dibungkus buat makan malam ngecamp di gunung api nglanggeran...dan disana pun makan masih tersisa akhirnya kami berikan kepada pendaki lain yang ingin naik ...








udang goreng senampan alias 1/2 kg seharga 50 ribu rupiah -_-

Pantai Drini, sekilas dari pintu masuk nampak biasa saja, air laut surut sampai ke tengah sampai kita bisa berjalan ke tengah. Banyak rumput laut dan juga bintang laut yang ngumpet dibalik rumput laut, pertama aku kira cacing setelah dilihat teliti ternyata bintang laut.. dipantai ini cobalah untuk berjalan sampai ke arah kiri terus sampai ujung, banyak genangan air laut yang tergenang diantara batu karang karna surutnya air laut...airnya jernih, banyak ikan-ikan kecil.. jangan lupa untuk kembali ke posisi awal sebelum air laut naik kembali ya... berikut foto-foto sekitaran pantai... :)


mulai menjelajahi ke sisi kiri, berjalan sampai ke tengah mumpung air sedang surut...
jernihnya air... >.<
sesi narsis karna nemu genangan secantik ini... :D
bintang laut...
bathub alami :p
continue in next journey... >.<

Senin, 12 Mei 2014

RENUNGAN: "AKU AKAN MEMBOPONGMU SETIAP PAGI"


 Pada hari pernikahanku,aku membopong istriku. Mobil pengantin berhenti didepan flat kami yg cuma berkamar satu. Sahabat2ku menyuruhku untuk membopongnya begitu keluar dari mobil. Jadi kubopong ia memasuki rumah kami. Ia kelihatan malu2. Aku adalah seorang pengantin pria yg sangat bahagia.

Ini adalah kejadian 10 tahun yg lalu. Hari2 selanjutnya berlalu demikian simpel seperti secangkir air bening. Kami mempunyai seorang anak, saya terjun ke dunia usaha dan berusaha untuk menghasilkan banyak uang. Begitu kemakmuran meningkat, jalinan kasih diantara kami pun semakin surut.

Ia adalah pegawai sipil. Setiap pagi kami berangkat kerja bersama2 dan sampai dirumah juga pada waktu yg bersamaan. Anak kami sedang belajar di luar negeri. Perkawinan kami kelihatan bahagia. Tapi ketenangan hidup berubah dipengaruhi oleh perubahan yg tidak kusangka2.

Dew hadir dalam kehidupanku.

Waktu itu adalah hari yg cerah. Aku berdiri di balkon. Dengan Dew yg sedang merangkulku. Hatiku sekali lagi terbenam dalam aliran cintanya. Ini adalah apartment yg kubelikan untuknya.

Dew berkata, "kamu adalah jenis pria terbaik yg menarik para gadis." Kata2nya tiba-tiba mengingatkanku pada istriku. Ketika kami baru menikah,istriku pernah berkata, "Pria sepertimu,begitu sukses, akan menjadi sangat menarik bagi para gadis." Berpikir tentang ini, Aku menjadi ragu2. Aku tahu kalo aku telah menghianati istriku. Tapi aku tidak sanggup menghentikannya. Aku melepaskan tangan Dew dan berkata, "kamu harus pergi membeli beberapa perabot, O.K.?.Aku ada sedikit urusan dikantor" Kelihatan ia jadi tidak senang karena aku telah berjanji menemaninya. Pada saat tersebut,ide perceraian menjadi semakin jelas dipikiranku walaupun kelihatan tidak mungkin. Bagaimanapun,aku merasa sangat sulit untuk membicarakan hal ini pada istriku. Walau bagaimanapun ku jelaskan, ia pasti akan sangat terluka. Sejujurnya,ia adalah seorang istri yg baik. Setiap malam ia sibuk menyiapkan makan malam. Aku duduk santai didepan TV. Makan malam segera tersedia. Lalu kami akan menonton TV sama2. Atau, aku akan menghidupkan komputer,membayangkan tubuh Dew. Ini adalah hiburan bagiku.

Suatu hari aku berbicara dalam guyon, "seandainya kita bercerai, apa yg akan kau lakukan? " Ia menatap padaku selama beberapa detik tanpa bersuara. Kenyataannya ia percaya bahwa perceraian adalah sesuatu yg sangat jauh dari ia. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana ia akan menghadapi kenyataan jika tahu bahwa aku serius.

Ketika istriku mengunjungi kantorku, Dew baru saja keluar dari ruanganku. Hampir seluruh staff menatap istriku dengan mata penuh simpati dan berusaha untuk menyembunyikan segala sesuatu selama berbicara dengan ia. Ia kelihatan sedikit kecurigaan. Ia berusaha tersenyum pada bawahan2ku. Tapi aku membaca ada kelukaan di matanya.

Sekali lagi, Dew berkata padaku," He Ning, ceraikan ia, O.K.? Lalu kita akan hidup bersama." Aku mengangguk. Aku tahu aku tidak boleh ragu2 lagi. Ketika malam itu istriku menyiapkan makan malam, ku pegang tangannya, "Ada sesuatu yg harus kukatakan." Ia duduk diam dan makan tanpa bersuara. Sekali lagi aku melihat ada luka dimatanya. Tiba2 aku tidak tahu harus berkata apa. Tapi ia tahu kalo aku terus berpikir. "Aku ingin bercerai", ku ungkapkan topik ini dengan serius tapi tenang. Ia seperti tidak terpengaruh oleh kata2ku, tapi ia bertanya secara lembut,"kenapa?"

"Aku serius." Aku menghindari pertanyaannya. Jawaban ini membuat ia sangat marah. Ia melemparkan sumpit dan berteriak kepadaku,"Kamu bukan laki2!" .

Pada malam itu, kami sekali saling membisu. Ia sedang menangis. Aku tahu kalau ia ingin tahu apa yg telah terjadi dengan perkawinan kami. Tapi aku tidak bisa memberikan jawaban yg memuaskan sebab hatiku telah dibawa pergi oleh Dew.

Dengan perasaan yg amat bersalah, Aku menuliskan surai perceraian dimana istriku memperoleh rumah, mobil dan 30% saham dari perusahaanku. Ia memandangnya sekilas dan mengoyaknya jadi beberapa bagian. Aku merasakan sakit dalam hati. Wanita yg telah 10 tahun hidup bersamaku sekarang menjadi seorang yg asing dalam hidupku. Tapi aku tidak bisa mengembalikan apa yg telah kuucapkan.

Akhirnya ia menangis dengan keras didepanku, dimana hal tersebut tidak pernah kulihat sebelumnya. Bagiku, tangisannya merupakan suatu pembebasan untukku. Ide perceraian telah menghantuiku dalam beberapa minggu ini dan sekarang sungguh2 telah terjadi.

Pada larut malam, aku kembali ke rumah setelah menemui klienku. Aku melihat ia sedang menulis sesuatu. Karena capek aku segera ketiduran. Ketika aku terbangun tengah malam, aku melihat ia masih menulis. Aku tertidur kembali. Ia menuliskan syarat2 dari perceraiannya: ia tidak menginginkan apapun dariku, tapi aku harus memberikan waktu sebulan sebelum menceraikannya, dan dalam waktu sebulan itu kami harus hidup bersama seperti biasanya. Alasannya sangat sederhana: Anak kami akan segera menyelesaikkan pendidikannya dan liburannya adalah sebulan lagi dan ia tidak ingin anak kami melihat kehancuran rumah tangga kami. Ia menyerahkan persyaratan tersebut dan bertanya," He Ning, apakah kamu masih ingat bagaimana aku memasuki rumah kita ketika pada hari pernikahan kita?" Pertanyaan ini tiba2 mengembalikan beberapa kenangan indah kepadaku. Aku mengangguk dan mengiyakan. "Kamu membopongku dilenganmu", katanya, "jadi aku punya sebuah permintaan, yaitu kamu akan tetap membopongkuku pada waktu perceraian kita. Dari sekarang sampai akhir bulan ini, setiap pagi kamu harus membopongku keluar dari kamar tidur ke pintu." Aku menerima dengan senyum. Aku tahu ia merindukan beberapa kenangan indah yg telah berlalu dan berharap perkawinannya diakhiri dengan suasana romantis.

Aku memberitahukan Dew soal syarat2 perceraian dari istriku. Ia tertawa keras dan berpikir itu tidak ada gunanya. "Bagaimanapun trik yg ia lakukan, ia harus menghadapi hasil dari perceraian ini," ia mencemooh. Kata2nya membuatku merasa tidak enak.

Istriku dan aku tidak mengadakan kontak badan lagi sejak kukatakan perceraian itu. Kami saling menganggap orang asing. Jadi ketika aku membopongnya dihari pertama, kami kelihatan salah tingkah. Anak kami menepuk punggung kami, "wah, papa membopong mama, mesra sekali" Kata2nya membuatku merasa sakit. Dari kamar tidur ke ruang duduk, lalu ke pintu, aku berjalan 10 meter dengan ia dalam lenganku. Ia memejamkan mata dan berkata dengan lembut," mari kita mulai hari ini,jangan memberitahukan pada anak kita." Aku mengangguk, merasa sedikit bimbang. Aku melepaskan ia di pintu. Ia pergi menunggu bus, dan aku pergi ke kantor.

Pada hari kedua, bagi kami terasa lebih mudah. Ia merebah di dadaku, kami begitu dekat sampai2 aku bisa mencium wangi di bajunya. Aku menyadari bahwa aku telah sangat lama tidak melihat dengan mesra wanita ini. Aku melihat bahwa ia tidak muda lagi. Beberapa kerut tampak di wajahnya.

Pada hari ketiga, ia berbisik padaku, "kebun diluar sedang dibongkar. Hati2 kalau kamu lewat sana ."

Hari keempat, ketika aku membangunkannya, aku merasa kalau kami masih mesra seperti sepasang suami istri dan aku masih membopong kekasihku dilenganku.

Bayangan Dew menjadi samar.

Pada hari kelima dan enam, ia masih mengingatkan aku beberapa hal, seperti, dimana ia telah menyimpan baju2ku yg telah ia setrika, aku harus hati2 saat memasak, dll. Aku mengangguk. Perasaan kedekatan terasa semakin erat. Aku tidak memberitahu Dew tentang ini.

Aku merasa begitu ringan membopongnya. Berharap setiap hari pergi ke kantor bisa membuatku semakin kuat. Aku berkata padanya,"kelihatannya tidaklah sulit membopongmu sekarang"

Ia sedang mencoba pakaiannya, aku sedang menunggu untuk membopongnya keluar. Ia berusaha mencoba beberapa tapi tidak bisa menemukan yg cocok. Lalu ia melihat,"semua pakaianku kebesaran". Aku tersenyum. Tapi tiba2 aku menyadarinya sebab ia semakin kurus itu sebabnya aku bisa membopongnya dengan ringan bukan disebabkan aku semakin kuat. Aku tahu ia mengubur semua kesedihannya dalam hati. Sekali lagi, aku merasakan perasaan sakit

Tanpa sadar ku sentuh kepalanya. Anak kami masuk pada saat tersebut. "Pa,sudah waktunya membopong mama keluar" Baginya, melihat papanya sedang membopong mamanya keluar menjadi bagian yg penting. Ia memberikan isyarat agar anak kami mendekatinya dan merangkulnya dengan erat. Aku membalikkan wajah sebab aku takut aku akan berubah pikiran pada detik terakhir. Aku menyanggah ia dilenganku, berjalan dari kamar tidur, melewati ruang duduk ke teras. Tangannya memegangku secara lembut dan alami. Aku menyanggah badannya dengan kuat seperti kami kembali ke hari pernikahan kami. Tapi ia kelihatan agak pucat dan kurus, membuatku sedih.

Pada hari terakhir, ketika aku membopongnya dilenganku, aku melangkah dengan berat. Anak kami telah kembali ke sekolah. Ia berkata,"sesungguhnya aku berharap kamu akan membopongku sampai kita tua" Aku memeluknya dengan kuat dan berkata "antara kita saling tidak menyadari bahwa kehidupan kita begitu mesra".

Aku melompat turun dari mobil tanpa sempat menguncinya. Aku takut keterlambatan akan membuat pikiranku berubah. Aku menaiki tangga. Dew membuka pintu. Aku berkata padanya," Maaf Dew, Aku tidak ingin bercerai. Aku serius". Ia melihat kepadaku, kaget. Ia menyentuh dahiku. "Kamu tidak demam". Kutepiskan tanganya dari dahiku, "maaf, Dew,Aku cuma bisa bilang maaf padamu, aku tidak ingin bercerai. Kehidupan rumah tanggaku membosankan disebabkan ia dan aku tidak bisa merasakan nilai2 dari kehidupan, bukan disebabkan kami tidak saling mencintai lagi. Sekarang aku mengerti sejak aku membopongnya masuk ke rumahku, ia telah melahirkan anakku. Aku akan menjaganya sampai tua. Jadi aku minta maaf padamu." Dew tiba2 seperti tersadar. Ia memberikan tamparan keras kepadaku dan menutup pintu dgn kencang dan tangisannya meledak. Aku menuruni tangga dan pergi ke kantor.

Dalam perjalanan aku melewati sebuah toko bunga, ku pesan sebuah buket bunga kesayangan istriku penjual bertanya apa yg mesti ia tulis dalam kartu ucapan? Aku tersenyum, dan menulis, "Aku akan membopongmu setiap pagi sampai kita tua."

Never let yesterday’s disappointments Overshadow tommorow’s dreams

This words is very touchful so I want U to read it.

Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur? Ketika kita menangis?
Ketika kita membayangkan? Ketika kita berciuman?
Ini karena hal terindah di dunia TIDAK TERLIHAT….

Kita semua agak aneh…dan hidup sendiri juga agak aneh…
Dan ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya SEJALAN dengan kita,
kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan serupa
yang dinamakan CINTA….

Ada hal2 yang tidak ingin kita lepaskan….
Orang2 yang tidak ingin kita tinggalkan….
Tapi ingatlah…melepaskan BUKAN akhir dari dunia….
melainkan awal suatu kehidupan baru…

Kebahagiaan ada untuk mereka yang MENANGIS, mereka yang TERSAKITI,
mereka yang telah MENCARI…dan mereka yang telah MENCOBA…
Karena MEREKALAH yang bisa menghargai betapa PENTINGNYA orang
yang telah menyentuh kehidupan mereka…

CINTA yang AGUNG
Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan MASIH peduli terhadapnya…
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu MASIH menunggunya dengan setia…
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu MASIH bisa tersenyum sembari berkata ‘ Aku turut berbahagia untukmu ‘
Apabila cinta tidak berhasil…BEBASKAN dirimu…
Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas LAGI…
Ingatlah…bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya, tapi…ketika cinta itu mati…
Kamu TIDAK perlu mati bersamanya…



Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang…MELAINKAN mereka yang
Tetap tegar ketika mereka jatuh

Entah bagaimana…dalam perjalanan kehidupan, kamu belajar tentang
Dirimu sendiri…dan menyadari…bahwa penyesalan tidak seharusnya ada…HANYALAH
Penghargaan abadi atas pilihan2 kehidupan yang telah kau buat.

TEMAN SEJATI….
Mengerti ketika kamu berkata ‘ Aku lupa…’
Menunggu selamanya ketika kamu berkata ‘Tunggu sebentar ‘
Tetap tinggal ketika kamu berkata ‘ Tinggalkan aku sendiri ‘
Membuka pintu meski kamu BELUM mengetuk dan berkata ‘ Bolehkan saya masuk?’

MENCINTAI…
BUKANlah bagaimana kamu melupakan…melainkan bagaimana kamu MEMAAFKAN…
BUKANlah bagaimana kamu mendengarkan…melainkan bagaimana kamu MENGERTI…
BUKANlah apa yang kamu lihat…melainkan apa yang kamu RASAKAN…
BUKANlah bagaimana kamu melepaskan…melainkan bagaimana kamu BERTAHAN…

Lebih BERBAHAYA mencucurkan air mata dalam hati…dibandingkan
Menangis tersedu2…air mata yang keluar dapat dihapus…sementara air mata
yang tersembunyi menggoreskan luka yang tidak akan pernah hilang…

Dalam urusan cinta, kita SANGAT JARANG menang…
Tapi ketika CINTA itu TULUS, meskipun kalah, kamu TETAP MENANG hanya
Karena kamu berbahagia…dapat mencintai seseorang…LEBIH dari kamu mencintai dirmu sendiri…

Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang
BUKAN karena orang itu berhenti mencintai kita MELAINKAN karena kita
Menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya

Apabila kamu benar2 mencintai seseorang, jangan lepaskan dia…
Jangan percaya bahwa melepaskan SELALU berarti kamu benar2 mencintai
MELAINKAN…BERJUANGLAH demi cintamu
Itulah CINTA SEJATI

Lebih baik menunggu orang yang kamu inginkan DARIPADA berjalan bersama
Orang ‘ yang tersedia ‘
Lebih baik menunggu orang yang kamu cintai DARIPADA orang yang berada di sekelilingmu
Lebih baik menunggu orang yang tepat karena hidup ini terlalu singkat
Untuk dibuang hanya dengan ‘ seseorang ‘

Kadangkala, orang yang kamu cintai adalah orang yang PALING menyakiti hatimu
Dan kadangkala, teman yang membawamu ke dalam pelukannya dan
Menangis bersamamu adalah cinta yang tidak kamu sadari…


Sumber: Khalil Gibran